Ciri-Ciri Mioma

Beberapa teori menyebutkan tentang penyebab mioma uteri, antara lain :

1. Teori Stimulasi

Berpendapat bahwa estrogen sebagai faktor etiologi, mengingat bahwa :

– Mioma uteri sering kali tumbuh lebih cepat pada masa hamil
– Neoplasma ini tidak pernah ditemukan sebelum monarche
– Mioma uteri biasanya mengalami atrofi sesudah menopause
– Hiperplasia endometriumsering ditemukan bersama dengan mioma uteri
– Mioma servikalis (terletak di dekat leher rahim)

2. Teori Cellnest Atau Genitoblas

Terjadinya mioma uteri itu tergantung pada sel-sel otot imatur yang terdapat pada cell nest yang selanjutnya dapat dirangsang terus menerus olehestrogen. (Prawirohardjo, 1996:282)

Hormon estrogen bukan penyebab terjadinya mioma. Namun memang, tumor ini dapat tumbuh bila terkena estrogen. Hormon progesteron juga mengaktifkan proses perbanyakan sel tumor ini. Mengapa dan bagaimana juga belum diketahui. Pada wanita yang sudah masuk ke dalam masa menopause, ukuran mioma akan berkurang. Pada wanita yang sudah masuk ke dalam masa menopause, ukuran mioma akan berkurang.

Faktor-faktor lain yang juga berpengaruh adalah ketidakseimbangan emosi misal sering stres, daya tahan tubuh rendah, gaya hidup yang tidak seimbang, semua itu menyebabkan gangguan pada hormon dan kemungkinan timbul miom. Ukuran besar-kecilnya miom juga dipengaruhi oleh jumlah kalori pada tubuh karena timbunan kalori dalam tubuh mempengaruhi pertumbuhan miom. Makin gemuk seseorang, makin banyak timbunan kalorinya, dan membuat miom tumbuh cepat.

Miom juga dapat terjadi karena adanya faktor bakat, yang kemudian dipicu oleh rangsangan-rangsangan hormon (karena emosi tidak stabil), makan sembarangan dan berat badan yang berlebihan. Rangsangan-rangsangan tersebut yang membuat pertumbuhan miom lebih cepat. Namun pertumbuhan miom paling sedikit memerlukan waktu sekitar 8 tahun. Infeksi dan jamur di dalam rahim juga bisa menjadi perangsang pertumbuhan miom atau memungkinkan miom tumbuh kembali walaupun telah diangkat. Oleh karena itu kebersihan alat kelamin, berat badan tubuh, dan keseimbangan emosi harus dijaga agar miom tidak terangsang pertumbuhannya.

Gejala Mioma Uteri

Gejala dan ciri – cirinya tergantung dari besar dan kecilnya miom serta arah pertumbuhannya. Pada umumnya tidak menimbulkan gejala jika miom masih terlalu kecil. Gejala akan muncul jika telah terjadi desakan miom ke organ sekitarnya. Umumnya gejala yang timbul adalah:

– Hipermenore ( darah haid yang berlebihan).

– Dismenore (nyeri haid).

– Nyeri pada bagian bawah abdomen (perut) akibat penekanan dan terputarnya tangkal mioma uteri.

– Perdarahan vagina di luar masa haid dan tidak beraturan.

– Anemia.

– Gangguan BAB dan BAK jika mioma uteri telah menekan kandung kemih, ureter (saluran kencing), rektum (usus besar) dan organ rongga panggul lainnya.

– Kesulitan memiliki anak karena mioma uteri menyumbat saluran tuba dan kesulitan terjadi implantasi karena adanya pada dinding rahim.

– Adanya gangguan letak bayi dan plasenta, terhalangnya jalan lahir, kelemahan kontraksi rahim, perdarahan disertai nyeri dan resiko keguguran pada masa kehamilan.

– Perdarahan yang banyak dan gangguan pelepasan plasenta pasca melahirkan.

———————————————————————–

CARA PEMESANAN JELI GAMAT LUXOR

Obat Herbal Alami Untuk Mengobati Penyakit Kista, Miom dan Tumor Serta Membantu Proses Penyembuhan Bagi Penyakit Kronis Lainnyajelly-gamat-luxor

1 Botol Jeli Gamat Luxor Isi 350 ml = Rp.265.000,-

Cara Pemesanan : SMS ke 0852-8272-6096, tuliskan : Pesan Obat Kista Miom Jeli Gamat Luxor, Jumlah Botol, Nama Anda dan Alamat Kirim Lengkap ( untuk menentukan ongkos kirim )


=====================================

>>> Obat Herbal Alami Untuk Mengobati Penyakit Kista, Miom dan Tumor, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Obat Tradisional Miom and tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Comments are closed.