Efek Kehamilan Pada Mioma Uteri

Pelunakan dan pembesaran mioma uteri disebabkan oleh adanya peningkatan vaskularisasi uterus ditambah dengan meningkatnya kadar estrogen sirkulasi. Mioma tumbuh lebih cepat dalam kehamilan akibat hipertrofi dan edema, terutama dalam bulan-bulan pertama, mungkin karena pengaruh hormonal. Setelah kehamilan 4 bulan mioma tidak bertambah besar lagi.

Jika mioma tumbuh lebih cepat, maka akan melebihi suplai darahnya sehingga akan terjadi perubahan degeneratif pada miom ini dan akan menghasilkan nekrobiosis (degenerasi merah). Perubahan ini menyebabkan rasa nyeri pada perut yang diiringi dengan gejala-gejala rangsangan peritoneum dan gejala-gejala peradangan, walaupun dalam hal ini peradangan bersifat suci hama. Penderita mioma uteri dapat mengeluh nyeri dan demam dengan derajat rendah, pada umumnya hal ini terjadi pada kehamilan 10 minggu kedua. Palpasi menunjukkan bahwa mioma sangat lunak. Terapinya adalah dengan memberikan analgetika. Nyeri akan hilang dalam beberapa hari dan kehamilan berlanjut.

Pengaruh Mioma Pada Kehamilan Dan Persalinan

Efeknya tergantung pada besar dan posisi mioma. Jika mioma menyebabkan distorsi rongga uterus, resiko abortus spontan menjadi dua kali lipat dan kemungkinan persalinan prematur meningkat. Tumor besar pada miometrium juga dapat mengakibatkan distorsi rongga uterus sehingga menyebabkan malposisi atau malpresentasi janin. Tumor di bawah uterus dapat menimbulkan obstruksi jalan lahir, sehingga menghambat persalinan pervaginam. Tumor besar pada dapat menyebabkan gejala penekanan pada kandung kemih atau rektum.

Adanya mioma uteri pada kehamilan akan mengakibatkan hal-hal sebagai berikut :

- Mengurangi wanita menjadi hamil, terutama pada mioma submukosum.

- Kemungkinan abortus bertambah karena distorsi rongga uterus.

- Kelainan letak janin dalam rahim, pada mioma yang besar dan subserosus.

- Menghalangi jalan lahir bayi, terutama pada mioma yang letaknya di servix.

- Inersi uteri dan atonia uteri, terutama pada mioma yang letaknya di dalam dinding rahim atau apabila terdapat banyak mioma.

- Mempersulit lepasnya plasenta, terutama pada mioma submukosum dan intramural.

Sebagian besar mioma uteri terletak pada uterus bagian atas, pada kebanyakan penderita memungkinkan persalinan pervaginam. Sedikit wanita dengan mioma letak rendah yang menimbulkan obstruksi jalan lahir memerlukan Seksio Caesaria. Miomektomi tidak boleh dilakukan pada operasi yang sama karena bahaya hemostasis dan infeksi.

Sedapat-dapatnya diambil sikap konservatif karena enukleasi mioma dalam kehamilan sangat berbahaya karena menimbulkan perdarahan hebat dan menimbulkan abortus. Operasi dilakukan jika ada penyulit-penyulit yang dapat menimbulkan gejala-gejala akut atau karena mioma sangat besar.

Posted in Obat Tradisional Miom | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Ciri-Ciri Mioma

Beberapa teori menyebutkan tentang penyebab mioma uteri, antara lain :

1. Teori Stimulasi

Berpendapat bahwa estrogen sebagai faktor etiologi, mengingat bahwa :

- Mioma uteri sering kali tumbuh lebih cepat pada masa hamil
- Neoplasma ini tidak pernah ditemukan sebelum monarche
- Mioma uteri biasanya mengalami atrofi sesudah menopause
- Hiperplasia endometriumsering ditemukan bersama dengan mioma uteri
- Mioma servikalis (terletak di dekat leher rahim)

2. Teori Cellnest Atau Genitoblas

Terjadinya mioma uteri itu tergantung pada sel-sel otot imatur yang terdapat pada cell nest yang selanjutnya dapat dirangsang terus menerus olehestrogen. (Prawirohardjo, 1996:282)

Hormon estrogen bukan penyebab terjadinya mioma. Namun memang, tumor ini dapat tumbuh bila terkena estrogen. Hormon progesteron juga mengaktifkan proses perbanyakan sel tumor ini. Mengapa dan bagaimana juga belum diketahui. Pada wanita yang sudah masuk ke dalam masa menopause, ukuran mioma akan berkurang. Pada wanita yang sudah masuk ke dalam masa menopause, ukuran mioma akan berkurang.

Faktor-faktor lain yang juga berpengaruh adalah ketidakseimbangan emosi misal sering stres, daya tahan tubuh rendah, gaya hidup yang tidak seimbang, semua itu menyebabkan gangguan pada hormon dan kemungkinan timbul miom. Ukuran besar-kecilnya miom juga dipengaruhi oleh jumlah kalori pada tubuh karena timbunan kalori dalam tubuh mempengaruhi pertumbuhan miom. Makin gemuk seseorang, makin banyak timbunan kalorinya, dan membuat miom tumbuh cepat.

Miom juga dapat terjadi karena adanya faktor bakat, yang kemudian dipicu oleh rangsangan-rangsangan hormon (karena emosi tidak stabil), makan sembarangan dan berat badan yang berlebihan. Rangsangan-rangsangan tersebut yang membuat pertumbuhan miom lebih cepat. Namun pertumbuhan miom paling sedikit memerlukan waktu sekitar 8 tahun. Infeksi dan jamur di dalam rahim juga bisa menjadi perangsang pertumbuhan miom atau memungkinkan miom tumbuh kembali walaupun telah diangkat. Oleh karena itu kebersihan alat kelamin, berat badan tubuh, dan keseimbangan emosi harus dijaga agar miom tidak terangsang pertumbuhannya.

Gejala Mioma Uteri

Gejala dan ciri – cirinya tergantung dari besar dan kecilnya miom serta arah pertumbuhannya. Pada umumnya tidak menimbulkan gejala jika miom masih terlalu kecil. Gejala akan muncul jika telah terjadi desakan miom ke organ sekitarnya. Umumnya gejala yang timbul adalah:

- Hipermenore ( darah haid yang berlebihan).

- Dismenore (nyeri haid).

- Nyeri pada bagian bawah abdomen (perut) akibat penekanan dan terputarnya tangkal mioma uteri.

- Perdarahan vagina di luar masa haid dan tidak beraturan.

- Anemia.

- Gangguan BAB dan BAK jika mioma uteri telah menekan kandung kemih, ureter (saluran kencing), rektum (usus besar) dan organ rongga panggul lainnya.

- Kesulitan memiliki anak karena mioma uteri menyumbat saluran tuba dan kesulitan terjadi implantasi karena adanya pada dinding rahim.

- Adanya gangguan letak bayi dan plasenta, terhalangnya jalan lahir, kelemahan kontraksi rahim, perdarahan disertai nyeri dan resiko keguguran pada masa kehamilan.

- Perdarahan yang banyak dan gangguan pelepasan plasenta pasca melahirkan.

Posted in Obat Tradisional Miom | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Obat Miom Tradisional

Mioma uteri adalah tumor jinak yang berada pada uterus atau organ rahim. Orang awam pada umumnya menyebut mioma sebagai miom atau tumor otot rahim. Mioma uteri terletak pada dinding rahim dan dapat berkembang ke arah dalam atau ke arah luar. Statistik penderita mioma tidak diketahui secara pasti karena masih jarang karena umumnya ditemukan secara tidak sengaja dan umumnya jarang menimbulkan keluhan atau gejala. Umumnya sekitar 30% terjadi pada wanita yang berumur di atas 35 tahun. Dapat muncul lebih dari satu buah dan memiliki berat yang bervariasi mulai dari beberapa gram saja hingga mencapai 5 kg.

Mioma uteri bisa disembuhkan dengan pengobatan herbal, antara lain :

1. Cara Pertama

Bahan-Bahan :

- 10 gram benalu teh
- 7 gram bidara upas
- 3 gram komprey
- 3 gram sambiloto
- 15 gram kunyit putih (dikonsumsi sendiri)

Cara Pemakaian :

- Semua bahan di cuci bersih
- Lalu campurkan semua bahan, kecuali kunyit putih
- Kemudian tambahkan 2 gelas air mendidih
- Aduk hingga tercampur rata
- Diamkan sebentar dan tambahkan madu
- Setelah itu minum ramuan 2 kali sehari
- Khusus kunyit putih ramu dalam gelas berisi air mendidih dan diminum sebagai minuman penutup setelah minum ramuan pertama

2. Cara Kedua

Bahan-Bahan :

- 10 gram benalu teh
- 7 gram bidara upas
- 3 gram komprey
- 3 gram sambiloto
- 15 gram kunyit putih (dikonsumsi sendiri)

Cara Pemakaian :

- Cuci bersih semua bahan
- Lalu masukkan ke dalam kuali
- Tambahkan 4 gelas air
- Kemudian rebus hingga airnya tersisa setengannya
- Setelah itu dinginkan sebentar
- Minum ramuan 2 kali sehari
- Khusus kunyit putih ramu dalam gelas berisi air mendidih dan diminum sebagai minuman penutup setelah minum ramuan pertama

Posted in Obat Tradisional Miom | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment